Diseminasi Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah kecamatan Dongko, 22,23 September 2025,
SK Mendikdasmen No. 126 Tahun 2025 Pedoman Implementasi Pembelajaran Mendalam.
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan fokus pada pendampingan kepala sekolah dan guru. Berikut adalah ringkasan lengkap dan detail dari materi yang terkandung dalam dokumen:
A. Konsep dan Metode Pendampingan
- Peran Pendamping Satuan Pendidikan
Pendamping satuan pendidikan memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi Pembelajaran Mendalam sesuai Pasal 10 Permendikbud Ristek Nomor 25 Tahun 2024. Tugas mereka meliputi pembimbingan, pelatihan profesional, dan pendampingan untuk mendukung kepala sekolah dan guru dalam menciptakan pembelajaran yang mendalam. Pendamping bertindak sebagai mitra profesional, bukan sekadar pengawas, dengan fokus pada pengembangan kapasitas dan transformasi pendidikan. - Prinsip Pendampingan Efektif (Richardson et al., 2021)
- Berorientasi pada Pertumbuhan: Pendampingan bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan guru melalui pendekatan reflektif, bukan hanya memperbaiki kekurangan.
- Kolaboratif dan Memberdayakan: Pendamping memberdayakan guru sebagai desainer pengalaman belajar melalui kolaborasi, memberikan otonomi dan suara dalam pengembangan praktik.
- Berbasis Kekuatan dan Aset: Fokus pada kekuatan guru, mengakui keberagaman, dan memanfaatkan aset yang dimiliki untuk pengembangan.
- Kontekstual: Pendampingan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, karakteristik murid, dan tantangan spesifik di lapangan.
Perlengkapan sekolahWorkshop Deep Learning - Metode Pendampingan
Pendamping harus menguasai metode seperti training, mentoring, coaching, facilitating, dan consulting, yang dapat diakses melalui platform Ruang GTK (contoh tautan disediakan dalam dokumen). Metode ini membantu pendamping memperkuat kompetensi kepala sekolah dan guru dalam menerapkan Pembelajaran Mendalam.












0 komentar:
Posting Komentar